Senin, 19 Januari 2009

KUMPULAN CERITA LUCU

Pada suatu malam sepasang suami istri sedang tidur nyenyak. Tiba-tiba mereka dikejutkan dengan suara keras. Ternyata pintu kamar mereka dibuka dengan kuat dan mengejutkan mereka. Seorang perampok lelaki dengan wajah garang mengacungkan senjata tajam ke arah si isteri.

Perampok: “Sebelum kamu mati kubunuh, sebutkan namamu!”

Istri: “Na… na… nama sa… saya… Aisyah”

Perampok: “Aisyah? Nampaknya sama dengan nama ibuku. Aku tidak boleh membunuhmu.”

Lalu dia mendekati si suami dan sambil mengacukan senjatanya ia berkata…

Perampok: “Sebutkan namamu! Aku mesti tahu nama setiap orang yang menjadi korbanku.”

Suami: “Namaku Irwan… tapi… semua orang me… memanggilku Aisyah…”





Buta, Tuli & Bisu

Di bawah pohon beringin ada 3 orang cowok, cowok pertama ga bisa melihat cowok kedua gak bisa mendenger cowok ketiga bisu.

Tiba-tiba datanglah sebuah mobil hitam dan keluarlah dua orang cewe cantik yang ingin bertanya alamat.

“Mas Jalan Sakura Satu No 13 di mana ya?” wanita itu bertanya kepada cowo kedua.

“Eh, dia nanya nama we baru ketemu ja dah mau kenalan ni cewe.” kata cowo kedua.

“Eh, dia tuh nanya alamat blekok” kata kata cowo pertama.

“Ya udah deh saya nanya ma kamu ja” kata cewe itu bertanya kepada cowo pertama dengan pertanyaan yg sama.

“Saya tau tapi masalahnya saya ga pernah ngeliat karena saya buta.” kata cowo pertama.

“Yaudah saya nanya ke loe aja deh” kata cewe itu bertanya kepada cowok ketiga.

“Uus, Uus, bitu eok anan.” kata cowo ketiga.

“Wah.. Mas ini bisu, cape deh…” kata cewe sambil berlalu..




I Don't Know

Pada Suatu hari ada seorang Idiot alias bego tapi yg paling kaya raya di Indonesia berasal dari betawi bernama Mali, beliau punya teman bernama otong. Suatu hari mereka bercakap-cakap dengan sengitnya..

Otong : "Mali... gue punya kabar buruk nih!"
Mali : "Kabar buruk apaan?
Otong : "Kabar buruk mengenai ada orang yang bakal jadi saingan elo krn doi orang kaya sedunia!"

Mali : "Haah... apa gue nggak salah dengar? kagak bakal ada orang yang bisa nyaingin gue, mana orangnya kasih tahu dimana rumahnya gue pengen tahu.."
Otong : "Wah.. jauh bener li, dia ada di Amerika.."
Mali : "Baru di Amerika, biar gue lihat kesana pake pesawat pribadi gue, besok gue terbang pengen tahu orang kaya itu.."

Singkat cerita sudah sampailah Mali di Amerika, dengan wajah bingung dan takjub dia sampai di kota New York, begitu lihat Patung Liberty dia langsung bilang... "Wah, bener-bener hebat di Jakarta belon ada yang kayak gini nih, ah gue mo tanya ama yang lewat kali aje die tau yang bikin ini patung, soalnya gue mo pesen satu buat di jejerin di Monas..".

Ada orang bule yang lagi lewat ditegur sama mali.

Mali : "Sir, aye mo nanya siape ye yang punya itu patung?"
Bule : "What I don't know!", sambil terheran-terheran.
Mali : "Hah.. A-do-no, wah bener juga kata si otong pasti die orangnye.

Mali jalan ke San Fransico dia liat jembatan yang terpanjang di dunia, trus dia tanya sama orang bule lagi.

Mali : "Sir, tahu ngga? yang bikin nih jembatan? panjang amat gue jadi pengen juga bangun jembatan kayak gini di Jakarta"
Bule : "What?!, Sorry I don't Know!"
Mali : "Wah, si A-Do-No lagi, kalo gitu bener die orangnye yang kaya itu,gue jadi pengen ketemu nih.

Tiba-tiba Mali sudah sampai di Washington DC tepat didepan Gedung Putih. Disitu dia bingung plus heran sambil berkata.. "Jangan-jangan ini dia nih, rumahnya si A-do-no gile kayak Istana",sungutnya dalam hati.

Lalu dia langsung tanya sebelumnya dengan penjaga pintu gerbang Gedung Putih yang pakai seragam, karena biar gimana juga dia orang timur punya sopan-santun mau bertamu ke rumah orang, takut salah alamat.

Mali : "Permission...mau tanya ini rumah siapa ya?".
Bule : "What!!! Oh sorry I don't Know!" dengan muka heran.

Sebelum mali beranjak dari tempatnya, karena dia yakin itu rumahnya Mr. A-do-no, tiba-tiba ada mobil dengan kecepatan tinggi langsung menabrak orang penyebrang jalan. Lihat begitu Mali bengong, dan langsung bertanya sama orang didekatnya...

Mali : "Gile bener,maen tabrak lari aja tuh orang, siapa sih yg ketabrak Mr?!,dengan wajah heran.
Bule : "Sorry, I don't Know!!!"
Mali : "Hah! A-Do-No??? Alhamdulillah akhirnya A-do-no mati juga...Horeee." Kagak ada lagi yang bisa nyaingin gue dong!. Dengan gembira Mali langsung balik ke Jakarta mengabarkan kepada sohibnya bahwa yang jadi saingannya udah Mampus alias Mati yang namanya A-Do-No Alias I don't Know.



Razia Anjing Pelacak

Dion adalah seorang mekanik. Saat ini dia bekerja sebagai mekanik di akademi militer.

Suatu hari, seorang penjaga berkata padanya, "Dion, kamu keberatan tidak kalau anjing pelacak ini praktek dengan memeriksa truk dinasmu itu?"

Dion tidak menolak dan si anjing segera melakukan tugasnya. Tiba-tiba anjing itu mengendus dengan keras. Dia langsung naik ke atas truk dan mengendus lebih serius lagi, seolah-olah ada sesuatu yang sangat mencurigakan.

Dion menjadi sangat gugup. Di truknya tidak ada narkoba, tidak ada senjata, tapi entah mengapa anjing pelacak itu seperti mencurigai sesuatu yang membahayakan dalam truk dinasnya itu.

Beberapa menit kemudian sang penjaga keluar dari truk dan mendekati Dion.

"Maaf banget ya," dia berkata dengan malu-malu, "anjing pelacak kami sudah menghabiskan bekal makan siangmu!"
PILIH GADIS MATEMATIS ATAU GADIS LOGIS?
Ada dua orang gadis, salah satu dari mereka cara
berpikirnya MATEMATIS (M) dan yang lainnya cara
berpikirnya mengandalkan LOGIKA ( L) . Mereka berdua
berjalan pulang melewati jalan yang gelap, dan
jarak rumah mereka masih agak jauh. Setelah beberapa
lama mereka berjalan....

M : Apakah kamu juga memperhatikan, ada seorang pria
yang sedang berjalan mengikuti kita kira2 sejak
tigapuluh delapan setengah menit yang lalu? Saya
khawatir dia bermaksud jelek.

L : Itu hal yang Logis. Dia ingin memperkosa kita.

M : Oh tidak, dengan kecepatan berjalan kita seperti
ini, dalam waktu 15 menit dia akan berhasil menangkap
kita. Apa yang harus kita lakukan.

L : Hanya ada 1 cara logis yg harus kita lakukan,
yaitu berjalan lebih cepat.

M : Itu tidak banyak membantu, gimana nich.....

L : Tentu saja itu tidak membantu, Logikanya kalau
kita berjalan lebih cepat dia juga akan mempercepat
jalannya.

M : Lalu, apa yang harus kita lakukan? Dengan
kecepatan kita seperti ini dia akan berhasil menangkap
kita dalam waktu dua setengah menit...

L : Hanya ada satu langkah Logis yang harus kita
lakukan.. Kamu lewat jalan yang ke kiri dan aku lewat
jalan yang kekanan. sehingga dia tidak bisa mengikuti
kita berdua dan hanya salah satu yang diikuti
olehnya.

Setelah kedua gadis itu berpisah, ternyata Pria tadi
mengikuti langkah si gadis yang menggunakan logika
(L ). Gadis matematis ( M) tiba di rumah lebih dulu dan
dia khawatir akan keselamatan sahabatnya. Tapi, tidak
berapa lama kemudian, Gadis Logika (L ) datang.

M : Oh terima kasih Tuhan.. Kamu tiba dengan selamat.
Eh, gimana pengalamanmu diikuti oleh Pria tadi?

L : Setelah kita berpisah dia mengikuti aku terus.

M : Ya.. ya.. Tetapi apa yang terjadi kemudian dengan
kamu?

L : Sesuai dengan logika saya langsung lari sekuat
tenaga dan Pria itupun juga lari sekuat tenaga
mengejar saya.

M : Dan... dan..

L : Sesuai dengan logika dia berhasil mendekati saya
di tempat yang gelap...

M : Lalu.. Apa yang kamu lakukan?

L : Hanya ada satu hal logis yang dapat saya lakukan,
yaitu saya mengangkat rok saya..

M : Oh... Lalu apa yang dilakukan pria tadi?

L : Sesuai dengan logika... Dia menurunkan
celananya...

M : Oh tidak... Lalu apa yang terjadi kemudian?

L : Hal yang logis bukan, kalau gadis yang mengangkat
roknya larinya lebih cepat dari pada lelaki yang
berlari sambil memelorotkan celananya... So akhirnya
aku bisa lolos dari pria itu...